Loongg timeee nooo seeee my blogs :-)
sudah semua di lalui, mulai dari perjuangan belajar,
Perjuangan menahan diri untuk gak basket, perjuangan sebelum UKK,
Perjuangan merasa bodo amat dan tidak galau, perjuangan semangat.
Hahahahahahaahahah
Apa yang aku alami beberapa minggu ini adalah, hal terberat yang aku alami.
Menurutku, sangat berat. Kenapa?
Karna aku harus fokus, fokus untuk pendidikan,
Dan fokus untuk pelajaran pelajaran.
Mungkin dikira fokus itu gampang.
Iya, fokus itu sangat gampang, asalkan gak ada yang namanya
Rasa cemas, atau godaan godaan yang membuat fokusmu itu menjadi malas.
Mungkin sangat mudah untukku menhadapi semua UKK,
Sangat mudah jika saja, seseorang tidak membuatku merasa sangat down.
Saat aku memikirkan seseorang yang membuat aku down, seharusnya..
Aku bisa bersifat bodo amat, dan tidak peduli, dan lebih peduli sama pendidikan.
Tapi sayangnya, dengan sangat menyesal, aku bukan orang yang seperti itu,
Aku cuma bisa mengeluh, mengeluh dan mengeluh...
Kenapa mengeluh?
Karna menurutku, jika aku sangat ingin untuk berbicara kepadanya,
Aku cuma butuh kesabaran yg ekstra..
Untuk apa kesabaran ?
Untuk membuat saya merasa jauh lebih baik,tenang,dan tidak terpacu dengan emosi
Karna setiap aku ngomong, aku hanya mendapat balasan yang tidak sesuai hati, dan tidak bisa membalikan moodku menjadi baik.
Mungkin aku sangat egois, jika aku selalu minta "Tuhan, bisa Engkau memberikan kehendakMu yg terbaik untukku"
Dan yang kehebdak terbaikMu adalah kemauanku..
Ya itu akan membuatku sangat egois.
Jujur aku gak mau egois, aku hanya mau saat aku mendapatkan masalah,
Ada orang yang bisa selalu membalikan moodku, dan selalu membuatku merasa I can do everything !
Tetapi yang di perlukan saat ini, siapa orangnya ?
Masalah orang yang selalu aku banggakan di cerita2 seblum ini,
Dia.. Dia yg membuatku down..
Aku sadar deh, siklus orang labil, apa lagi pacaran labil itu emang beneran ada.
Dimana pada umur 1-2 bulan setiap hubungan itu adalah
Hubungan yg sangat indah, dimana keduanya saling merasa memiliki dan menyayangi
Masuk 3-4bulan, setiap individu mulai untuk mengerti setiap kararket aslinya..
Dan di tahap ini, semuanya di uji..
Semuanya di uji, kesabaran, pengertian, kesetiaan, semuaaanyaaaa :)
Saat kita berusaha bertahan dengan semua keinginan kita, terkadang pikiran jahat sangat muncul
Satu kata yang sangat jharus di jahui 'PUTUS'
Hahahahahahah menurutku itu pelarian yang lumayan bodoh...
Buat apa kata putus itu terucap jika masing masing mampu untuk bertahan
Jika masing masing masih ingin mencintai, mengerti, dan berbagi.
Dan saya berada dalam tahap ini ........
Beberapa hari ini, aku selalu berfikir...
'Everyone said when you have someone to love you with a big love, you can enjoy and you can do everything with him."
Myang cuma terlintas 'apa iya sih, kayak gitu'
Kalo emang kayak gitu, why I feel jealous..
Aku merasa sangat iri ketika aku membuka timeline twitter dan beberapa teman sedang,
Mengucapkan terimakasih, good night, I love you, dan kata kata yang membuat hari itu menjadi berkesan, kepada
Orang yang ia sayangi..
Aku sangat iri ketika, didepan sekolah, beberapa pria datang untuk menjemput teman temanku
Aku sangat iri ketika beberapa teman di perhatikan sangat lembut dengan
Tindakan pria yang selalu menelfon dan menanyakan keseharian, menanyakan sedang apa, dll.
Aku sangat iri ketika beberapa teman yang ketika di tanya oleh seorang pria
'Aku boleh ini gak, menurutmu gimana' dan jika teman berkata 'tidak'
Pria itu akan mendengarkan dan melakukan.....
Kenapa pria itu mendengarkan dan melakukan ? Karna pria itu sangat percaya
Itu yang terbaik bagi dia dan itu adalah saran dari seorang yg di sayangi.
Sangat wajar, jika beberapa cewek itu merasa cemburu..
Aku sangat iri ketika beberapa teman cemburu dan seorang pria meminta maaf dengan sangat tulus dan tidak mengulangi..
Karna seorang pria itu takut untuk kehilangan kesetiaan dan kepercayaan orang yang disayangi..
Aku sangat iri ketika gengsi itu tidak pernah membuat orang membatasi apa yang dia ingin lakukan.
Dan beberapa hari ini saat aku mulai berfikir,
Iri? Sama aja kamu gak pernah menghargai hidup sendiri..
Tapi apa salahnya?
Aku gak pernah di ucapkan selamat malam yang berkesan,
Aku gak pernah di tanya langsung/di tlfon lagi apaaa ?have nice day ya, walaupun hanya 2 menit
Aku gak pernah di beri kabar dimana dan sedang apa..
Aku gak pernah di beri sms duluan jika aku tidak mengirim duluan ke anda..
Aku gak pernah di minta sebuah pendapat, dan saat aku memberikan saran,
Seakan saranku hanya sebuah angin..
Seakan kecuekanmu itu lebih penting, mungkin aku sekarang merasakan apa yang dirasakan beberapa orang yg menyayangimu tapi itu rasa sayang hanya di bals dengan ketidak pedulianmu..
Merasakan betapa capek diri sendiri jika sebuah sms hanya di balas dengan beberapa kata, dan beberapa cerita hanya di balas dengan beberapa kata sebagai jawaban
'Everyone have a different way'
Tapi saat ini dan beberapa hari ini, cuma kata kata itu yang membuat aku bertahan!
Bertahan ?
Aku sangat malu pada diriku sendiri saat, aku bisa memberi masukan dan saran untuk
Beberapa teman yang sedang mengalami situasi sepertiku dan mereka bisa melakukannya dengan baik...
Sedangkan aku hanya bisa down down down dan down...
Aku malu untuk itu...
Seharusnya aku mampu untuk bertahan..
And I always survive with my way ...
Maaf ini bukan sebuah cerita untuk mengeluh, tapi ini
Cerita untuk membuat aku tenang.
Cara untuk membuat aku bertahan..
Yes! Absolutely, you never know..
I really confuse and I can't focus if I don't know where are you, and what happen to you..
And I never kidding about it :')
Rabu, 08 Juni 2011
you never know :')
Diposting oleh
Jeanne Gabriela Jiwanggi
di
07.45
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook



0 komentar:
Posting Komentar